usaha di desa dengan modal kecil

10 usaha di desa dengan modal kecil dan menguntungkan

29 views

Anda harus tahu bahwa berbagai peluang usaha juga bisa dijalankan di berbagai tempat. Salah satunya mungkin dengan menjalankan bisnis di desa. Saat ini ada beberapa rekomendasi dari bisnis yang bisa dilakukan di desa dengan modal yang cukup kecil. Apalagi bisnis itu akan menghasilkan keuntungan bila anda terapkan melalui metode yang sangat ideal. Namun, perhitungkan juga kondisi dari lokasi dan lingkungan yang ada di sekitar bisnis anda. Ini akan memberikan pengaruh terhadap proses bisnis hingga profit yang akan anda dapatkan. Hal penting lain yang harus anda pertimbangkan adalah menerapkan inovasi terhadap pilihan bisnis yang dilakukan dalam jangka waktu cukup lama.

 

Mungkin anda bisa mempertimbangkan 10 usaha di desa dengan modal kecil yang menawarkan keuntungan cukup besar, seperti:

  1. Mencoba bisnis hidroponik

Bisnis hidroponik menjadi salah satu dari usaha di desa dengan modal kecil. Bisnis seperti ini sangat bisa diterapkan di desa. Hal ini dikarenakan dukungan lingkungan yang sangat baik hingga kondisi air yang belum terlalu tercemar. Selain itu, faktor suhu udara yang ada di desa juga dianggap akan memberikan pengaruh terhadap hasil dari hidroponik ini. Apalagi ada banyak pilihan sayuran yang bisa didukung dengan sistem atau metode seperti ini. Jangan khawatir biasanya metode hidroponik sangat aman karena tidak menggunakan pestisida yang berlebihan. Biasanya hasil panen dari berbagai pilihan sayuran ini bisa anda tawarkan ke berbagai supermarket yang membutuhkan bahan baku organik.

 

  1. Beternak ayam kampung

Usaha di desa dengan modal kecil lainnya yang bisa anda jalankan adalah dengan beternak ayam kampung. Bila anda memiliki lahan yang cukup luas cobalah untuk menjalankan bisnis seperti ini. Apalagi perkembangan ayam kampung akan dipengaruhi oleh kondisi lingkungan di desa anda. Selain itu, limbah dari peternakan seperti ini juga gampang diolah menjadi pupuk organik. Untuk memulai bisnis seperti ini cobalah membangun kandang ayam yang representatif. Hitung bibit ayam kampung yang akan digunakan. Hasil dari peternakan ini bisa berupa telur ayam kampung yang siap untuk dijual atau anda juga bisa menawarkan daging ayam kampung ke berbagai pasar tradisional atau pasar modern. Jangan lupa untuk menggunakan pakan berkualitas.

 

  1. Membuka bisnis bahan bakar eceran

Ini adalah salah satu dari usaha di desa dengan modal kecil yang cukup menarik untuk dijalankan. Bisnis bahan bakar eceran ini akan sangat menguntungkan bila di lokasi sekitar desa anda belum ada SPBU besar. Konsep model bisnis seperti ini sering disebut dengan Pertamini atau penjualan bahan bakar minyak dengan menggunakan mesin penghitung yang lebih kecil. Anda bisa mendapatkan bahan bakar melalui SPBU besar yang melayani pembelian dengan jumlah cukup banyak. Lalu anda juga menjual kembali bahan bakar itu di bisnis Pertamini dengan selisih harga yang lebih besar. Ini akan menjadi bisnis yang cukup menguntungkan karena jumlah kendaraan juga semakin bertambah.

 

  1. Membuka usaha kuliner

Anda juga memiliki kesempatan untuk membuka kuliner di desa. Usaha di desa dengan modal kecil seperti ini juga cukup menguntungkan bila anda menawarkan jenis makanan yang cukup populer atau berbeda dibandingkan dari tempat lainnya. Misalnya saja anda bisa membuka usaha bakso atau mie ayam dengan berbagai pilihan ukuran. Berikan rasa yang lebih enak dengan bahan baku berkualitas. Untuk memulai bisnis seperti ini sebaiknya anda bisa menawarkan harga yang lebih murah. Selain itu, bila desa anda menjadi salah satu tujuan wisata coba buat bisnis kuliner khas yang menjadi daerah itu yang memiliki masa berlaku yang cukup lama.

 

  1. Menjual pulsa atau token listrik

Bisnis lain yang bisa anda coba adalah dengan berjualan pulsa, paket internet dan token listrik. Penggunaan pulsa yang semakin meningkat bisa menjadi peluang besar untuk menjalankan bisnis seperti ini. Apalagi anda juga bisa memperhitungkan modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar. Modal utama itu biasanya digunakan untuk menjadi deposit dari item yang dibutuhkan. Anda bisa membagikan menjadi beberapa pilihan item dengan nominal berbeda. Selain itu, untuk memudahkan penjualan mungkin anda bisa membuka konter khusus yang menawarkan berbagai pilihan item atau kartu perdana internet.

 

  1. Memulai budi daya ikan lele

Budi daya ikan lele juga dianggap sebagai bisnis yang cukup favorit di desa. Apalagi bisnis ini akan semakin mudah dilakukan bila anda memiliki lahan yang cukup luas untuk memulai budi daya. Semakin besar lahan yang anda miliki maka anda juga semakin mudah untuk mengembangkan banyak bibit ikan lele. Modal utama dari bibit yang akan digunakan untuk budi daya seperti ini harus memiliki kualitas yang sangat baik. Hal penting yang harus anda ingat adalah selalu memberikan pakan berkualitas agar rasa dari daging ikan lele ini juga sangat baik. Bila sudah waktunya panen mungkin anda bisa menawarkan ikan lele ini ke berbagai warung makan atau restoran hingga ke pasar tradisional.

 

  1. Bisnis kerajinan tangan atau souvenir

Anda bisa memulai bisnis kerjainan tangan di desa dengan sangat mudah. Apalagi bila bahan baku dari bisnis kerajinan tangan ini hanya berasal dari daerah anda. Misalnya saja anda bisa memulai bisnis ini dengan menawarkan berbagai pilihan tas yang terbuat dari enceng gondok, anyaman bamboo atau rotan dan lainnya. Selain itu, anda juga memiliki kesempatan untuk memulai pembuatan souvenir yang terbuat dari perak, tembaga hingga olahan kayu. Untuk mendukung kinerja dari bisnis ini tentu saja anda akan membutuhkan workshop yang cukup besar. Tawarkan produk dari kerajinan tangan atau souvenir ini secara online agar mudah diakses oleh banyak orang.

 

  1. Membuka toko sembako

Kebutuhan bahan baku utama seperti sembako juga hampir sama di desa. Anda bisa memulai bisnis ini dengan membuka toko sembako skala kecil yang ada di sekitar rumah anda. Bila anda menemukan lokasi yang lebih strategis mungkin anda bisa memaksimalkan tempat itu. Ada banyak produk sembako yang juga dibutuhkan oleh warga desa. Misalnya saja anda bisa menjual berbagai kebutuhan rumah tangga, perlengkapan rumah tangga dan lainnya.

 

  1. Membuka bisnis bercocok tanam

Bisnis bercocok tanam juga bisa anda jadikan sebagai rekomendasi yang sangat baik. Misalnya saja anda membuka bisnis berbagai sayuran atau buah organik yang memiliki proses penanaman yang sangat berbeda. Apalagi produk makanan organik seperti ini juga dianggap memiliki kualitas yang lebih baik. Anda bisa menawarkan produk ini ke berbagai tempat seperti minimarket atau pasar modern lainnya.

 

  1. Mencoba bisnis online

Bila desa anda sudah memiliki dukungan koneksi internet sebaiknya coba untuk memulai bisnis online. Ada banyak pilihan bisnis online yang bisa anda lakukan seperti menjadi blogger, youtuber, berbisnis komisi afiliasi, menjadi content writer dan lainnya. Bisnis ini dimulai dengan mempelajari seluruh literatur hingga aktif di berbagai forum.

Leave a Reply