Cara Memulai Bisnis Dropshipping

Cara Memulai Bisnis Dropshipping dari Nol Hingga Sukses Besar

PeluangBisnisUsaha.Com, Cara Memulai Bisnis Dropshipping dari Nol Hingga Sukses Besar – Pernah mendengar istilah bisnis dropshipping? Ini adalah metode bisnis yang menghasilkan win-win solution bagi mitra bisnis dan para produsen. Dropshipping adalah sistem bisnis online yang banyak digemari oleh para pelaku bisnis karena hanya diharuskan mengeluarkan modal kecil atau bahkan tanpa modal alias menjalankan bisnis secara gratis.

Konsep dan Sistem Bisnis Dropship

Bagaimana sistem dropshipping?  Mungkin hal tersebut menjadi pertanyaan awal bagi anda yang baru saja mengenal sistem dropship. Untuk mempermudah pemahan anda mengenai bagaimana sistem dropshipping, kami akan memberikan ilustrasi sebagai contoh berikut ini.

Pak Ujang adalah seorang produsen karpet yang berlokasi di Bandung. Sedangkan Handi adalah seorang pebisnis online yang tinggal di Medan. Handi mengenal pak Ujang yang notabene merupakan produsen karpet besar dan terkenal. Sehingga, ia berniat menjadi seorang dropshipper terhadap barang pak Ujang.

Pak Ujang setuju dan memperbolehkan Handi menawarkan produknya melalui blog milik Handi sendiri. harga karpet setiap meter adalah 50 ribu rupiah, dan Handi menawarkannya dengan harga 75 ribu rupiah. Ketika ada deal transaksi 10 meter karpet antara Handi dan konsumen, maka Handi segera mentransfer uang ke pak Ujang sebesar 50 ribu x 10 meter = 500 ribu rupiah.

Dari transaksi tersebut, Handi memperoleh keuntungan 250 ribu rupiah bukan? karena ia menjual karpetnya seharga 75 ribu per meter. Sedangkan, proses pengiriman karpet akan dilakukan oleh pak Ujang sesuai dengan alamat konsumen yang dberikan oleh Handi. Jadi, intinya bisnis dropshipping itu hanya membantu penjualan, dan bisa dilakukan tanpa modal.

Pengertian Reseller Dropshipping

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara memulai bisnis online dropshipping mulai dari nol, berikut akan kami jelaskan kepada anda mengenai pengertian dari reseller dropshipping. Jadi, menurut dictionary Cambridge, reseller sendiri merupakan seorang individu atau perusahaan yang membeli produk dari pabrik atau perusahaan manufaktur yang nantinya akan digunakan untuk dijual kembali kepada konsumen.

Jadi intinya seorang reseller ini merupakan seseorang yang mengeluarkan uang atau sejumlah modal terlebih dahulu baru bisa berjualan. Sedangkan sistem penjualan yang dapat dikatakan hampir tidak membutuhkan modal adalah bisnis online dengan sistem penjualan dropshipper.

Anda tidak perlu khawatir tidak bisa membuat brand sendiri ketika menjual produk dari orang lain karena ketika anda memutuskan untuk menjadi seorang dropshipper maka secara perlahan anda bisa membuat brand atau produk sendiri. Contohnya  saja seperti matahari mall, carefour, lazada yang lainnya walaupun mereka menjual produk orang lain atau perusahaan lain, namun ada beberapa produk yang juga mereka produksi sendiri.

Keunggulan dari bisnis dropship salah satunya disini adalah anda tidak perlu ribet memproduksi barang atau produk anda sendiri untuk bisa berbisnis dan memiliki brand. Anda bisa menjual produk orang lain sambil lalu menjual produk anda sendiri.

Jadi, bagi anda yang sudah memiliki rencana yang cukup matang untuk membuka toko online. Anda tidak perlu menunggu modal yang cukup besar, anda bisa memulainya sekarang karena bisnis dropship merupakan sebuah bisnis yang dapat dikatakan tanpa modal karena anda tidak perlu memproduksi dan menyetok produk atau barang.

Tips dan Cara Memulai Bisnis Dropshipping

Tips dan Cara Memulai Bisnis Dropshipping

Bagaimana cara memulai bisnis dropshipping? Berikut akan kami jelaskan mengenai beberapa tips dan cara memulai bisnis dropshipping.

#Tentukan Produk Apa yang Akan Dijual

Langkah pertama sebagai cara memulai bisnis dropshipping yang paling membingungkan adalah menentukan produk apa yang akan dijual dan memiliki potensi laris di pasaran yang memiliki sifat sustainable dan memiliki peluang yang cukup besar pastinya. Untuk menentukan produk apa yang akan dijual ada beberapa syarat yang harus anda pertimbangkan sebelum anda mengambil keputusan. Berikut beberapa syarat yang wajib anda pertimbangkan sebelum memilih dan menentukan barang yang akan anda jual.

Jangan Terlalu banyak Menjual Berbagai Macam Produk

Untuk brand yang masih dalam lingkung skala kecil menengah, pastikan anda hanya fokus pada 1 sektor bisnis saja agar kekuatan brand yang anda miliki lebih maksimal di mata para pelanggan. Selain itu, faktor competitor juga sangat berpengaruh dalam hal ini, semakin banyak aneka produk yang anda jual maka anda juga akan lebih banyak menjaring competitor. Dan itu berarti anda akan sulit untuk bisa memenangkan persaingan yang ada di pasar.

Lebih Spesifik

Pastikan anda lebih spesifik dalam menjual produk atau mempersempit jangkauan. Hal ini perlu anda lakukan agar anda lebih fokus dalam hal pemasaran, penjualan, competitor, sumber daya dan faktor yang lainnya. Contohnya jangan menjual tas, namun pastikan anda menjual tas dengan merk atau brand tertentu sesuai dengan kebutuhan pasar agar lebih spesifik.

Sustainable

Agar brand kita bisa bertahan lebih lama nantinya, maka produk yang anda jual juga harus tahan banting. Sebisa mungkin hindari menjual produk yang sifatnya hanya sementara hanya karena trend dan seasonal.

Tingkat Permintaannya Tinggi

Pastikan anda mencari produk yang benar-benar dibutuhkan dan banyak digunakan oleh para pelanggan. Anda juga wajib untuk mempertimbangkan faktor tingkat permintaan dari customer.

Produk Tidak Mudah Rusak

Sebagai seorang reseller online atau dropshipper pastinya anda akan memasarkan produk via online yang mana biasanya target pasarnya cenderung berada di beberapa daerah hingga berskala nasional dan mancanegara.

Oleh karena itu, pastikan anda menghindari sebuah produk yang rentan atau mudah rusak selama pengiriman dan pastikan anda melakukan pengemasan yang baik agar aman dari kerusakan.

Menjual Produk yang Legal

Pastikan anda menjual produk yang aman dan legal. Anda wajib berhati-hati ketika menjual sebuah produk khususnya di Indonesia yang memiliki regulasi tersendiri. Pastikan produk yang anda jual sudah terdaftar secara resmi  sehingga tidak ada masalah dalam hal perijinan ketika brand anda sudah berskala besar. Anda harus menghindari produk yang memicu adanya konflik atau menentang aturan.

Hindari Menjual Produk yang Memiliki Banyak Kompetitor Raksasa

Pastikan anda menghindari untuk bersaing dengan banyak competitor yang menjual produk dengan volume yang cukup tinggi. Ketika anda ingin bersaing dengan competitor raksasa, maka pastikan produk anda memiliki value added.

Pilih Produk dan Simpel Agar Mudah Dikirim

Hindari berjualan produk yang terlalu rumit dan tidak simpel misalnya paku bumi, baja ringan , lemari es dan nitrogen cair hingga ban traktor karena produk rumit dan ongkos kirim tentunya akan lebih mahal untuk pengiriman jarak jauh.

#Menentukan Target Pasar atau Siapa yang Akan Membeli Produk Anda

Setelah anda memilih dan menentukan produk apa yang akan anda jual, selanjutnya hal yang harus anda lakukan adalah menentukan siapa yang akan menjadi target market anda. Pastikan anda menentukan target market yang spesifik atau biasa disebut dengan sebutan buyer personal.

Target market anda harus spesifik dan detail mulai dari jenis kelamin, usia, hobi dan faktor lainnya yang dapat anda gunakan dan anda manfaatkan sebagai pendekatan dan juga promosi. Anda tidak boleh menyepelekan langkah yang satu ini karena dengan mengetahui target market yang akan anda bidik, maka anda bisa lebih fokus untuk memasarakannya sesuai dengan identitas dari target market anda.

#Analisis Kompetitor

Sebelumnya kami sudah mengingatkan untuk tidka bersaing dengan competitor raksasa walaupun competitor anda juga masih berada di skala kecil-menengah namun bukan berarti anda bisa meremehkan dan menghiraukan mereka begitu saja.

Anda harus mempelajari cara mereka  melakukan pemasaran apa kelemahan yang mereka miliki dan bagaimana cara mengatasinya. Selain itu, pelajari juga apa yang membuat mereka berbeda dengan competitor yang lainnya hingga media pemasaran yang mereka gunakan juga harus anda perhatikan.

Jadi, tugas anda sekarang adalah mencatat 5 kompetitor berat dan terbesar anda sekarang dan juga tulis apa keunggulan dan kelemahan mereka, kemudian bandingkan dengan brand yang akan anda bangun nantinya.

#Mencari Supplier Terbaik

Setelah anda benar-benar yakin atas produk yang anda tentukan, target market dan juga kondisi pasar juga memiliki peluang. Langkah berikutnya yang bisa anda lakukan adalah mencari supplier sebagai sumber pemasok.

Langkah ini cukup menyenangkan untuk dilakukan karena pada tahap ini anda akan berlomba mencari supplier dengan produk yang berkualitas namun memiliki harga yang murah. Berikut beberapa langkah ketika anda ingin mencari supplier terbaik?

Cari Informasi di Banyak Toko Online dan Marketplace

Cari Informasi di Banyak Toko Online dan Marketplace

Anda ingin berjualan apa? Jilbab, elektronik, dompet, atau aksesoris sepeda motor? Tentukan pilihan anda dan cari di toko onlinenya di Google. Bila sudah ketemu, buatlah list atau daftar khusus mengenai alamat toko online tersebut. buat daftar sebanyak-banyaknya, dan kemudian hubungi satu demi satu customer servicenya.

Cari toko online yang memberikan sistem dropship secara gratis. Namun, biasanya anda terlebih dahulu diharuskan untuk membeli barang sebanyak dua atau tiga buah. Kalau sudah ketemu toko online yang cocok, pastikan toko online tersebut terpercaya. Jika ingin mencari produsen dari marketplace, sebaiknya pilih produk di berniaga.com, tokobagus.com, atau kaskus.co.id.

Bagaimana menemukan toko online terpercaya?

Ada beberapa kategori yang harus diperhatikan saat memilih toko online yang terpercaya atau tidak, yaitu

  • Hindari toko online yang masih mempunyai sub domain, misalnya blogspot.com, atau wordpress.com. sedangkan, pilih yang telah menjadi domain TLD (Top Level Domain) seperti .com, .net, atau .info. lebih bagus lagi jika domain tersebut menggunakan .co.id.
  • Perhatikan desain situs? Berantakan atau simpel. Sebuah situs online terpercaya tidak harus selalu bagus. Namun, biasanya situs tersebut malah simpel dan mempunyai navigasi yang mudah.
  • Kunci ketiga dan merupakan kunci utama adalah penjual. Pastikan anda bisa mengenal baik penjual tersebut melalui nomor handphone, email, ID Messenger seperti YM, Pin BB, atau Whatsapp. Juga, akan lebih baik jika anda bisa mengetahui alamat facebook dan twitter miliknya.

Syarat supplier yang baik lainnya adalah sebagai berikut.

Fast Respon

Respon yang cepat merupakan salah satu hal yang sangat penting tidak hanya bagi supplier yang akan menjadi mitra anda namun juga brand dropshipping yang akan anda buat untuk kedepannya.

Memiliki Harga Murah

Harga yang murah merupakan syarat mutlak dalam memilih supplier. Jadi pastikan anda mencari supplier yang memiliki harga yang murah jika dibandingkan dengan pemasok yang lainnya.

Komisi yang Jelas dan Terpercaya

Syarat memilih supplier dropship yang lainnya adalah carilah supplier yang memberikan harga khusus kepada reseller dropship. Harusnya sebagai reseller anda akan mendapatkan harga dibawah harga normal. Selain komisi yang jelas, pastikan juga anda memilih supplier yang terpercaya seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Produk Berkualitas Tinggi

Hal ini wajib anda pertimbangkan untuk tetap menjaga brand dan image dari brand bisnis dropship anda untuk kedepannya. Pastikan supplier yang anda pilih memiliki produk yang berkualitas tinggi agar tidak timbul komplen dan kekecewaan pelanggan pada akhirnya.

Stok Barang

Pastikan anda memilih supplier yang memiliki stok yang aman atau produk berlimpah dan selalu ready stock sehingga tidak akan ada alasan pelanggan tidak jadi beli karena kehabisan stock. Selain itu, hal yang harus anda perhatikan adalah bagaimana cara anda bisa melihat stock yang dimiliki oleh supplier. Pastikan anda bisa mengecek stock supplier secara langsung dimanapun dan kapanpun.

Jika memang pengecekan akan dilakukan secara manual, pastikan supplier anda memiliki respon yang super duper cepat untuk mengkofirmasi stok yang tersedia.

Langkah Mudah Mencari Supplier

Langkah Mudah Mencari Supplier

Ketika sedang mencari supplier pastikan anda mencari supplier yang memenuhi persyaratan yang sudah kami jelaskan sebelumnya. Anda harus mencari 5 calon supplier untuk menemukan supplier yang benar-benar cocok dan sesuai dengan bisnis dropship kita.

Terdapat beberapa media yang bisa anda coba gunakan untuk mencari supplier yakni berikut ini.

Tokopedia

tokopedia

Untuk bisa mencari supplier yang tepat dalam waktu yang singkat di Tokopedia, anda bisa menggunakan fitur gold merchant pada kolom pencarian. Fitur-fitur ini biasanya akan dimiliki oleh para pedaga yang memang benar-benar serius untuk berjualan secara online.

Bukalapak

Bukalapak

Marketplace lainnya yang bisa anda gunakan untuk mencari supplier terbaik adalah bukalapak. Anda bisa memepercepat pencarian dengan mengaktifkan fitur Top Seller atau preium seller dan jangan lupa untuk mencentang kata “baru” pada kolom kondisi.

Kaskus

Kaskus merupakan sebuah forum atau media favorit para internet marketing untuk mencari supplier secara online. Semenjak ada sistem approval pada media kaskus, anda bisa mencari supplier yang sesuai dengan kebutuhan anda. Namun, satu hal yang harus anda ingat adalah sistem approval hanya berlaku pada sub forum kerjasama, diluar itu anda harus lebih teliti lagi ketika mencari supplier yang terpercaya.

Media Lainnya

Selain beberapa media yang sudah kami jelaskan diatas, anda juga bisa mencari supplier di berbagai media seperti google, facebook, instagram.

Membeli Produk sebagai Contoh

Langkah selanjutnya setelah memiliki 5 kandidat calon supplier, langkah yang bisa anda lakukan adalah menghubungi mereka untuk mengajukan permintaan kerja sama sebagai reseller dropshipper. Dari sini anda bisa mengukur seberapa cepat supplier anda membalas pesan anda.

Anda bisa mengeleminasi supplier yang memiliki respon yang lambat untuk mengurangi jumlah calon supplier. Setelah itu, anda bisa membeli produk dari masing supplier untuk melakukan penilaian bagaimana supplier menangani orderan hingga produk sampai ke rumah anda.

Dengan begitu anda bisa menguji kualitas dari produk yang dikirimkan mulai dari pengemasan produk hingga pengiriman dan produk sampai dirumah dengan selamat.

#Tentukan Supplier Resmi

Langkah yang terakhir adalah anda bisa menentukan 1 supplier resmi yang memenuhi syarat dna memiliki nilai lebih yaitu professional dan juga berkompeten. Pastikan anda menjalin hubungan kerja sama yang baik dengan supplier dan membangun rasa percaya satu sama lain.

#Menentukan Harga Jual

Langkah selanjutnya adalah menentukan harga jual produk yang akan dropshipkan. Satu hal yang harus anda ketahui bahwa beberapa supplier biasanya akan mewajibkan para resellernya unutk menjual produk dengan harga jual yang sudah ditentukan agar tidak menjatuhkan harga pasar.

Namun, hanya beberapa supplier saja, sedangkan untuk supplier yang memberikan harga jual pastikan anda menentukan strategi penentuan harga jual yang sangat tepat. gunakan metode pricing yang cocok untuk bisnis anda. Intinya bagi anda para dropshipper online, jangan pernah terlalu mengharapkan profit yang tinggi dari produk yang dijual karena pada dasarnya anda tidak bisa mengubah sebuah produk.

Profit sekitar 10 hingga 20 persen sudah lebih dari cukup dari produk yang anda jual karena anda tidak mengeluarkan modal untuk menjalankan bisnis dropship ini. Anda hanya membutuhkan modal untuk memasarkan produk anda saja.

#Analisis dan Evaluasi Ulang

Langkah ini merupakan bagian akhir dari tahap awal sebelum anda menentukan brand anda sendiri sebagai dropshipper sukses. Anda harus melakukan analisis dari awal menentukan produk hingga menentukan harga jual. Lalu tanyakan pada diri anda sendiri apakah produk yang akan anda jual dapat memenuhi permintaan pasar dan apakah produk yang akan jual memiliki peluang untuk dipasarkan secara online dan target pasar seperti apa yang akan anda layani serta bagaimana karakteristinya.

Anda juga harus bertanya pada diri sendiri mengenai supplier yang anda pilih. Apakah supplier yang sudah dipilih dapat melakukan kerjasama denga baik dan berkelanjutan dalam jangka waktu yang cukup panjang dan apakah supplier tersebut memenuhi syarat untuk menjadi seorang supplier yang baik.

Sebenarnya tahap ini sudah cukup untuk siap berjualan, namun sangat disayangkan bagi anda yang memiliki tujuan jangka panjang, pastikan anda melanjutnya ke tahapan yang selanjutnya untuk bisa membangun brand bisnis anda sendiri.

#Menentukan Identitas atau Brand Bisnis Drosphip

Menentukan Identitas atau Brand Bisnis Drosphip

Brand bukan hanya sekedar sebuah logo desain atau nama, secara sederhana brand merupakan pengalaman para pelanggan pada saat mereka ingin membeli atau melakukan kerjasama bisnis dengan suatu perusahaan. Brand dapat dikatakan sebagai identitas bisnis yang mempresentasikan seperti apa brand bisnis tersebut dan apa saja anggapan masyarakat terhadap sebuah brand misalnya brand apple, tentunya akan terkesan sangat mewah bukan?

Pada saat ada beberapa masyarakat menggunakan brand apple pastinya akan membawa kebanggan tersendiri bagi pemiliknya. Begitu juga brand yang lainnya. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana caranya agar kita bisa memiliki brand yang kuat.

Pertama yang harus anda lakukan ketika akan menentukan brand, pastikan anda melakukan analisis dan juga penyesuaian atas apa yang sudah anda lakukan sebelumnya. Yakni mulai dari siapa target market anda, produk apa yang anda jual dan bagaimana agar brand yang akan anda sematkan pada bisnis anda nantinya dapat dianggap oleh para customer. Untuk memperjelas identitas brand pastikan anda memberikan gaya, emosi dan nilai tersendiri untuk para customer. Setelah itu, baru anda bisa menonjolkan identitas anda secara visual.

#Menentukan Nama Brand

Tahap selanjutnya adalah menentukan nama brand yang tepat agar brand anda lebih kuat lagi. Hal ini karena nama brand akan terus melekat selama kita menjadi seorang reseller dropship online, oleh karena itu pemilihan nama brand tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Menentukan nama brand susah-susah gampang. Berikut beberapa tips dalam memilih dan menentukan nama brand.

Jangan Menggunakan Nama Brand Pasaran

Pastikan anda menghindari nama brand yang sudah banyak digunakan di pasaran. Nama brand yang pasaran akan sangat sulit untuk dikenali dan diingat oleh pelanggan.

Belum Pernah Dipakai Orang Lain

Sebelum anda mengukuhkan nama brand anda sendiri pastika nama brand tersebut belum pernah digunakan oleh orang lainnya. Khususnya untuk domain website anda nantinya, anda bisa mengeceknya terlebih dahulu dengan menggunakan check domain availability. Sedangkan untuk nama akun di media sosial, anda tinggal langsung mencarinya di kolom pencarian.

Hindari Singkatan

Akan lebih baik jika nama brand anda tidak menggunakan singkatan karena akan menyulitkan pelanggan untuk mengingatnya.

Berani Tampil Beda

Anda bisa menentukan dan memilih nama brand yang lain daripada yang lain jika ingin diingat oleh para pelanggan nantinya. Nama-nama brand yang unik dan nyeleneh akan sangat mudah diingat oleh pelanggan.

#Visualisasikan

Selanjutnya anda hanya tinggal memvisualisasikan identitas dan personalitas brand anda agar dapat dipahami oleh target audiens. Visual branding sendiri tidak hanya sekedar logo dan juga website, namun juga segala hal yang bersifat visual yang ada dalam brand tersebut mulai dari warna, pola, font website hingga gaya bahasa yang digunakan.  Bagi anda yang jago desain pastikan anda memaksimalkan keahlian anda dalam visualisasi brand agar

#Memilih Media

Pada tahap ini, anda akan mulai mengenal dan mendistribusikan keberadaan brand anda kepada target market anda. Pastikan pendistribusian berjalan secara efektif dan efisien dengan cara menempatkannya di media online yang tepat. Terutama untuk penyebaran di sosial media, anda harus menyesuaikan apakah pelanggan anda akan menggunakan media sosial tersebut atau tidak.

Jangan sampai anda sudah susah payah membangun brand melalui facebokk namun ternyata sebagian besar target market anda tidak menggunakannya.

Bagaimana sistem pemasaran produk?

Ada tiga bidang promosi yang anda lakukan secara online, yaitu melalui facebook, website, dan marketplace online.

Facebook

Di facebook, caranya cukup mudah yaitu mempromosikan produk melalui status namun jangan melakukan tagging foto karena itu bisa menganggu konsumen. juga, anda bisa membagikan foto produk di grup-grup facebook dengan jumlah anggota yang cukup banyak. Selain itu, anda juga bisa memanfaatkan fitur facebook ads yang memang digunakan untuk berbisnis.

Website

Untuk website, amat disarankan untuk membuat toko online dengan domain .com, .net. atau .info. mealui website, anda akan dikenal sebagai pedagang online yang lebih professional.

Marketplace

Kemudian, buatlah akun di marketplace seperti tokobagus.com, berniaga.com, dan kaskus.co.id dan marketplace potensial yang lainnya. Setelah itu, mulailah buat iklan atau lapak promosinya. Namun pastikan anda tidak hanya mengandalkan marketplace saja.

#Tonjolkan Brand Personality pada Setiap Promosi

Tonjolkan Brand Personality pada Setiap Promosi

Langkah terakhir, pastikan anda menonjolkan brand personality disetiap promosi yang anda lakukan. Anda perlu memamerkan keunikan brand anda tersebut kepada target market. Salah satu caranya dapat anda lakukan dengan menggunakan teknik copywriting dalam setiap promosi.

Itulah langkah-langkah dalam cara memulai bisnis dropshipping dari nol hingga sukses besar dan punya brand sendiri. semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menginspirasi anda. Dari beberapa cara menjadi reseller dropship yang sudah kami jelaskan diatas. kami berharap anda bisa langsung mempraktekkannya untuk menjadi entrepreneur sukses bukan wantrepreneur. Selamat mencoba dan semoga sukses. Terimakasih.

 

Leave a Reply